Ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026 resmi menjadi batu loncatan strategis bagi cabang olahraga karate. Digelar pada 27 Juni hingga 11 Juli 2026, kompetisi ini tidak hanya sekadar mengejar raihan medali, melainkan berfungsi sebagai sarana seleksi objektif untuk menjaring bibit atlet berbakat guna memperkuat Bojonegoro di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX.
Pertandingan karate yang berlangsung selama dua hari di GOR Sumberejo pada 6–7 Juli 2026 menarik animo yang cukup tinggi. Tercatat sebanyak 76 atlet dari 22 kecamatan di Bojonegoro berhasil lolos verifikasi administrasi untuk berlaga di 96 kelas pertandingan. Antusiasme ini mencerminkan tingginya potensi talenta karateka lokal yang tersebar merata di seluruh wilayah kabupaten.
Ketua Panitia Porkab II, Mujib Amrillah, menjelaskan bahwa gelaran ini menjadi pemetaan kekuatan atlet dari berbagai penjuru, baik dari kawasan kota hingga pelosok daerah. Hasil dari pemetaan tersebut nantinya akan dijadikan acuan dalam penyusunan program Puslatkab (Pemusatan Latihan Kabupaten), sehingga pembinaan atlet dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan merata di masa depan.
Sementara itu, Ketua FORKI Kabupaten Bojonegoro, Dr. H. Moh. Zainal Arifin, memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa keberhasilan di Porkab hanyalah permulaan. Bagi para pemenang, ia mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri, sementara bagi yang belum meraih podium agar tetap konsisten berlatih. Prestasi di tingkat kabupaten diharapkan menjadi fondasi kuat agar karateka Bojonegoro mampu bersaing lebih kompetitif pada level provinsi maupun nasional nantinya.