Pemerintah Kota Cilegon menunjuk Rapih Herdiansyah sebagai Komisaris baru PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor kepelabuhanan. Penunjukan pria berlatar belakang jurnalis ini didasarkan pada hasil seleksi resmi yang diumumkan pada Juli 2026.

Perjalanan karier Rapih tergolong unik dan dinamis. Ia mengawali kiprah profesionalnya di dunia pers pada tahun 2004 sebagai wartawan di Harian Umum Fajar Banten (kini Kabar Banten). Kiprahnya di dunia media terus menanjak hingga dipercaya sebagai Koordinator Divisi Pemberitaan di Banten TV, mendirikan media online lokal, serta mendirikan lembaga konsultan komunikasi politik Banten Cendekia Institute.

Tidak hanya di bidang media, lulusan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana ini juga memiliki rekam jejak panjang di birokrasi dan pemerintahan. Selama hampir satu dekade, ia mengabdi sebagai Tenaga Ahli di DPRD Provinsi Banten hingga DPR RI. Rapih bahkan sempat dipercaya sebagai Tim Ahli Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (Wantimpres) masa bakti 2019-2022 di bawah Muhamad Mardiono, dan terlibat aktif dalam pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.

Di bidang akademis, pria kelahiran Tangerang tahun 1984 yang juga alumni Lemhannas RI ini pernah aktif mengajar sebagai dosen luar biasa di sejumlah universitas di Banten. Sementara di panggung politik praktis, ia sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PPP sebelum akhirnya fokus sepenuhnya pada profesionalisme di luar kepengurusan partai sejak akhir 2025.

Sebagai Komisaris PT PCM, Rapih menegaskan komitmennya untuk menegakkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Ia memandang fungsi komisaris bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai mitra strategis direksi dalam mendorong kemajuan bisnis BUMD tersebut. Salah satu fokus utamanya adalah mengawal realisasi pembangunan Pelabuhan Warnasari guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan masyarakat Cilegon.