Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Tengah di Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026). Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya pemerintah provinsi untuk memeratakan akses layanan kesehatan yang selama ini terkendala geografis dan minimnya fasilitas memadai di wilayah tersebut.
Pembangunan rumah sakit ini lahir dari urgensi pemekaran wilayah yang mengakibatkan aset kesehatan daerah sebelumnya beralih ke Pemerintah Kota Sungai Penuh. Menyadari keterbatasan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah daerah telah melakukan diplomasi intensif ke tingkat pusat guna mengamankan anggaran pembangunan agar masyarakat Kerinci tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Proyek ambisius ini menelan total investasi sebesar Rp137,5 miliar untuk fisik bangunan dan Rp50 miliar untuk pengadaan alat kesehatan yang bersumber dari APBN. Gubernur Al Haris menargetkan seluruh rangkaian konstruksi dan pengadaan peralatan medis dapat rampung secara simultan pada Desember 2026, sehingga layanan spesialis seperti hemodialisis, pusat jantung, dan bangsal kemoterapi dapat segera dinikmati warga.
Selain fokus pada infrastruktur fisik, pemerintah daerah juga menyiapkan skema peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan dokter spesialis (PPDS). Inisiatif ini diambil agar rumah sakit baru nantinya memiliki tenaga medis yang kompeten dan mandiri dalam mengoperasikan teknologi medis mutakhir tanpa harus bergantung pada tenaga luar daerah.
Gubernur Al Haris memberikan instruksi tegas kepada kontraktor dan instansi teknis agar mengedepankan profesionalisme tinggi dalam pengerjaan proyek. Ia pun meminta keterlibatan aktif insan pers lokal untuk mengawal jalannya pembangunan agar tetap transparan, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Kerinci.