Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo, melakukan kunjungan kerja strategis ke Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya, Malang, pada Jumat (3/7/2026). Lawatan ini ditujukan untuk mengevaluasi secara langsung penyelenggaraan Program Pembekalan Bela Negara SPPI Tahun 2026 agar tetap berjalan profesional dan memprioritaskan keselamatan peserta.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen Kemhan menerima laporan komprehensif mengenai kurikulum, kondisi kesehatan peserta, serta kesiapan infrastruktur dari Komandan Dodik Bela Negara. Menanggapi paparan tersebut, Sekjen memberikan instruksi tegas terkait pentingnya pengawasan kesehatan proaktif, implementasi buddy system, hingga standarisasi kebersihan lingkungan dan konsumsi selama pendidikan berlangsung.

Setelah memaparkan arahannya, Sekjen Kemhan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas pendukung pendidikan, mulai dari ruang kelas dan barak hingga fasilitas kesehatan serta sanitasi. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sarana yang tersedia telah memenuhi standar kelayakan guna menjamin kenyamanan dan kesehatan para peserta didik di lapangan.

Di hadapan para peserta, Sekjen Kemhan menekankan bahwa pembekalan ini merupakan fondasi krusial dalam membentuk karakter kepemimpinan dan integritas. Program ini dirancang khusus untuk membekali para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih dengan semangat pengabdian serta kemampuan kolaborasi yang mumpuni dalam mendukung pembangunan nasional.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen Kemhan untuk terus melakukan penyempurnaan program secara berkelanjutan. Dengan pengawasan ketat dan manajemen yang humanis, diharapkan seluruh rangkaian pendidikan dapat mencetak sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap semangat bela negara.