Pemerintah Kota Probolinggo kembali menghadirkan agenda pariwisata andalannya, yakni Seminggu di Probolinggo (Semipro) 2026. Acara yang dipusatkan di Stadion Bayuangga ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari penuh, bertepatan dengan momen libur panjang sekolah untuk memberikan opsi rekreasi bagi warga lokal agar tidak perlu bepergian ke luar kota.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, secara resmi membuka rangkaian acara tersebut pada Jumat (3/7/2026) malam. Dalam penyelenggaraan tahun ini, pemerintah menargetkan perputaran ekonomi melalui transaksi pelaku UMKM mencapai sedikitnya Rp500 juta. Ratusan pelaku usaha telah dilibatkan, menjajakan produk unggulan mulai dari batik, karya seni lukis, hingga aneka kuliner khas daerah.

Perhelatan yang diakui sebagai salah satu agenda daerah terbesar di Indonesia menurut data BPS ini, mengemas sepuluh agenda utama yang memadukan akulturasi budaya. Pengunjung dapat menikmati sajian seni dari tradisi Jawa, Madura, dan Arab, yang merepresentasikan keberagaman masyarakat Kota Probolinggo. Selain panggung seni, panitia juga menyediakan wahana permainan anak serta pusat kuliner yang terintegrasi di satu lokasi.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak malam pembukaan yang dimeriahkan oleh penampilan penyanyi nasional, Tyo Satrio. Warga setempat menilai bahwa keberagaman stan kuliner dan hiburan yang ditawarkan dalam Semipro 2026 menjadi daya tarik utama bagi keluarga. Pemerintah berharap gelaran ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat citra pariwisata Kota Probolinggo di tingkat nasional.