Kemitraan strategis antara sektor industri dan masyarakat kembali terjalin di Kota Cilegon. Sejumlah pengusaha lokal di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, menyambut baik langkah PT Asahimas Chemical (ASC) yang berkomitmen melibatkan warga setempat dalam proyek perawatan berkala pabrik (annual shutdown) tahun ini.

Kesepakatan kolaboratif tersebut tercapai dalam rapat koordinasi yang sekaligus meresmikan terbentuknya Konsorsium Pengusaha Gunung Sugih di Cilegon. Wadah ini menyatukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah kelurahan, organisasi kepemudaan Karang Taruna, koperasi, tokoh masyarakat, hingga asosiasi pengusaha lokal.

Ketua Konsorsium Pengusaha Gunung Sugih, Madsaid, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan manajemen PT Asahimas Chemical. Komunikasi intensif yang dibangun korporasi menjelang agenda tahunan tersebut dinilai memberikan kepastian peluang usaha yang berdampak langsung pada perekonomian warga sekitar.

Senada dengan hal itu, Ketua Persatuan Pengusaha Gunung Sugih Bersama (PGSB), Ismatullah, bersama Sekretaris Koperasi Bina Usaha Sejahtera, Holil, mengonfirmasi sinergi nyata yang telah berjalan. Selain penyerapan tenaga kerja lokal dan penyaluran program tanggung jawab sosial (CSR), koperasi setempat juga kembali dipercaya untuk memasok kebutuhan logistik dan konsumsi para pekerja proyek.

Keterlibatan kepemudaan juga mendapat porsi penting melalui peran Karang Taruna dalam pengelolaan area parkir demi kelancaran mobilitas selama aktivitas pemeliharaan berlangsung. Plt Lurah Gunung Sugih, Andi Rustandi, berharap keberadaan konsorsium ini mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif guna memaksimalkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.

Perwakilan manajemen, Manajer General Affair PT Asahimas Chemical, Idris Ahmad, menegaskan bahwa pelibatan potensi lokal merupakan prioritas perusahaan guna meminimalisasi dampak lingkungan sekaligus berbagi manfaat ekonomi. Melalui koordinasi satu pintu bersama konsorsium, pihak perusahaan optimis seluruh rangkaian pemeliharaan pabrik dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.