Pemerintah Suriah dijadwalkan menyelenggarakan forum bisnis pertama dengan Amerika Serikat pada Senin waktu setempat. Pertemuan ini menandai langkah strategis Damaskus dalam memulihkan relasi ekonomi bilateral setelah sekian dekade kedua negara terpisah oleh kebijakan sanksi yang ketat.

Acara yang diprakarsai oleh Kementerian Ekonomi dan Industri Suriah bekerja sama dengan Dewan Bisnis Suriah-Amerika ini direncanakan menjadi wadah pertemuan bagi para pembuat kebijakan, investor, serta pelaku industri dari kedua belah pihak. Fokus utama diskusi mencakup skema pemulihan ekonomi nasional Suriah, agenda reformasi struktural, serta identifikasi peluang investasi baru bagi sektor swasta.

Langkah diplomatik ini diambil di tengah upaya intensif Damaskus untuk mengundang modal asing pasca perubahan kebijakan luar negeri Washington. Perubahan tersebut ditandai dengan penerbitan lisensi umum Syria General License 25 serta pengecualian khusus terkait Caesar Act yang bertujuan memfasilitasi rekonstruksi ekonomi di Suriah.

Puncak dari pergeseran kebijakan Amerika Serikat ini terjadi saat pemerintahan Presiden Donald Trump secara resmi menandatangani perintah eksekutif untuk mencabut sanksi terhadap Suriah. Inisiatif forum ini pun diharapkan menjadi momentum krusial bagi kedua negara untuk merajut kembali kerja sama ekonomi yang sempat terhenti selama puluhan tahun.