Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi resmi menghadirkan fasilitas baru bernama Sutha Corner di Kampus II Simpang Sungai Duren, Muaro Jambi, Kamis (2/7/2026). Fasilitas ini dirancang sebagai pusat kuliner yang memadukan konsep ruang terbuka alami dengan fungsi sosial bagi seluruh sivitas akademika.
Dr. Pahmi SY, M.Si, Wakil Rektor Bidang Umum Administrasi Perencanaan Keuangan, mengungkapkan bahwa Sutha Corner tidak sekadar hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian bagi lebih dari 5.000 warga kampus yang beraktivitas setiap harinya. Lebih dari itu, tempat ini diproyeksikan menjadi arena produktif bagi mahasiswa, dosen, dan komunitas kampus untuk berinteraksi, berdiskusi, serta bertukar gagasan.
Dalam kacamata antropologi, budaya makan di lingkungan perguruan tinggi merupakan cerminan dari gaya hidup, nilai sosial, dan identitas komunitas. Oleh karena itu, kehadiran Sutha Corner diharapkan mampu menjadi pionir dalam menciptakan ekosistem bisnis kampus yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif. Inisiatif ini selaras dengan peran universitas sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dalam menggali potensi ekonomi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Selain menyediakan makanan yang sehat dan terjangkau, Sutha Corner juga difungsikan sebagai laboratorium kewirausahaan. Melalui kolaborasi dengan koperasi dan pelaku UMKM lokal, mahasiswa diajak untuk terlibat langsung dalam inovasi layanan kuliner, digitalisasi bisnis, hingga strategi pemasaran. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi kampus.
Pengembangan bisnis berbasis budaya makan ini juga membawa pesan moral bahwa setiap hidangan yang disajikan mengandung nilai peradaban. Dengan mengedepankan kualitas pangan, pengelolaan limbah yang ramah lingkungan, serta penyediaan ruang dialog, UIN STS Jambi berupaya membangun fondasi sosial bagi generasi mendatang yang cerdas secara akademik sekaligus memiliki kesadaran ekologis dan ekonomi yang kuat.