Dua sosok konglomerat asal Filipina, Tony Tan Caktiong dan Edgar Sia II, kini memantapkan langkah ekspansi bisnis perhotelan mereka ke pasar Thailand. Melalui bendera Hotel101 Global, unit bisnis di bawah naungan DoubleDragon, mereka menyiapkan investasi senilai US$200 juta untuk membangun tiga properti hotel di destinasi wisata favorit Asia Tenggara, yakni Bangkok, Pattaya, dan Phuket.

Edgar Sia II menjelaskan bahwa proyek ambisius ini ditargetkan tuntas dalam kurun waktu tiga tahun ke depan dengan total kapasitas mencapai lebih dari 2.000 kamar. Sebagai langkah awal, Hotel101 Bangkok akan dibangun melalui skema kerja sama operasional dengan pengembang lokal, Origin Property. Hotel ini diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di Bangkok dengan 770 kamar dan ditargetkan rampung pada 2029.

Lokasi pembangunan di Bangkok terbilang sangat strategis, yakni di sepanjang Jalan Phahon Yothin, tepat di samping Stasiun BTS Yaek Kor Por Aor serta memiliki aksesibilitas yang mudah menuju Bandara Internasional Don Mueang. Penjualan unit hotel ini diprediksi mampu meraup pendapatan sebesar 1,9 miliar baht setelah seluruh unit terjual habis.

Model bisnis yang diusung Hotel101 mengadopsi konsep 'condotel' yang terstandarisasi secara global. Investor dapat membeli unit kamar dengan harga rata-rata US$250.000, di mana mereka berhak atas 30% bagi hasil dari pendapatan kotor kamar serta fasilitas menginap gratis selama sepuluh hari setiap tahunnya. Strategi efisiensi ini menjadi kunci bagi ambisi besar Sia untuk mengoperasikan satu juta kamar di 100 negara pada tahun 2050.

Sejak terdaftar di bursa Nasdaq tahun lalu, Hotel101 kian agresif memperluas jaringannya. Selain Thailand dan Filipina, perusahaan ini tengah membangun properti di sejumlah negara, termasuk Jepang, Amerika Serikat, hingga Arab Saudi. Ekspansi masif ini menegaskan langkah strategis Tan Caktiong, yang dikenal sebagai pendiri raksasa Jollibee Foods, dan Sia dalam mendiversifikasi portofolio investasi properti mereka di skala internasional.