Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X tingkat Provinsi Kepulauan Riau resmi berakhir dengan ditutupnya perhelatan di GOR Badang Perkasa, Kabupaten Karimun, pada Rabu (8/7) malam. Seremoni penutupan tersebut ditandai dengan laga final bola voli putra yang mempertemukan Kota Batam dan Kabupaten Lingga, di mana Batam berhasil keluar sebagai pemenang melalui keunggulan skor 3-1.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang dinilai sukses mengemban tanggung jawab sebagai tuan rumah. Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian acara, mulai dari seremoni pembukaan hingga penutupan, dapat berjalan dengan tertib dan lancar tanpa kendala berarti.
Hasil akhir ajang olahraga pelajar ini mencatatkan sejarah baru dengan tampilnya Kota Tanjungpinang sebagai juara umum setelah mengumpulkan 31 medali emas. Di posisi kedua, Kota Batam menyusul dengan 23 medali emas, diikuti oleh Kabupaten Bintan dengan 14 emas, Kabupaten Lingga 8 emas, Kabupaten Karimun 7 emas, Kabupaten Natuna 6 emas, sementara Kabupaten Kepulauan Anambas belum berhasil membawa pulang medali emas.
Nyanyang menambahkan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan Popda X ini adalah untuk menjaring talenta atlet muda potensial dari seluruh penjuru Kepri. Para atlet berprestasi yang terjaring nantinya akan dipersiapkan melalui pembinaan intensif agar mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan, Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengakui adanya evaluasi terkait penyelenggaraan yang akan menjadi catatan bagi pemerintah daerah ke depannya. Meski demikian, ia bersyukur ajang ini mampu menjadi wadah pemersatu serta promosi potensi daerah bagi para peserta yang hadir dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri.