Seorang pendaki muda asal Kota Palembang, Yudha Saputra (20), dilaporkan berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat setelah sempat dinyatakan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Yudha ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami kelelahan hebat akibat suhu dingin ekstrem di area pegunungan.

Peristiwa bermula ketika korban melakukan pendakian bersama empat rekannya pada Rabu (8/7/2026). Yudha dilaporkan terpisah dari rombongan utama dan sempat menjalin komunikasi singkat dengan keluarganya pada pukul 21.00 WIB. Dalam percakapan terakhir tersebut, ia mengaku berada dalam kondisi sendirian dan kedinginan sebelum akhirnya komunikasi terputus akibat daya baterai telepon genggamnya yang habis.

Tim Balai Registrasi Gunung Api Dempo (Brigade) segera melakukan penyisiran di lokasi terakhir korban dilaporkan hilang. Yudha akhirnya ditemukan di jalur Rimau, sebuah jalur non-aktif yang biasanya hanya difungsikan untuk kepentingan evakuasi. Ketua Brigade Kota Pagar Alam, Dian Saputra, mengungkapkan bahwa saat ditemukan, korban berada di dalam hutan dengan kondisi fisik yang sangat lemah.

Berdasarkan keterangan korban, dirinya tersesat setelah termakan oleh suara misterius yang ia sangka berasal dari rekan satu timnya. Suara tersebut justru menuntunnya semakin menjauh dari jalur pendakian resmi hingga tersesat lebih dalam ke area puncak. Pihak Brigade menegaskan bahwa insiden ini merupakan pengingat bagi seluruh pendaki untuk tetap waspada.

Dian Saputra kembali mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan pendakian untuk selalu mempersiapkan perlengkapan secara matang dan menjaga koordinasi ketat dengan tim. Selain itu, pendaki diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak jelas sumbernya selama berada di dalam kawasan hutan yang memiliki medan cukup menantang.