PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) resmi memulai langkah inovatif dalam peningkatan standar pelayanan transportasi publik. Perusahaan kini mengadopsi teknologi pemurni udara mutakhir, Nanoe X, yang sebelumnya telah teruji efektivitasnya pada berbagai moda kereta komuter di Jepang.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa pemasangan perangkat ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam menjaga aspek kesehatan dan kenyamanan pengguna jasa. Teknologi Nanoe X dirancang untuk mengeliminasi berbagai polutan udara, termasuk bakteri, virus, jamur, hingga serbuk sari, serta menetralisir bau tidak sedap di dalam kabin.

Saat ini, penerapan teknologi tersebut masih memasuki fase uji coba yang dipasang pada satu rangkaian KRL seri JR205 (SF12) yang beroperasi di lintas Bogor. Pihak manajemen tengah memantau secara intensif efektivitas dan durabilitas perangkat ini di lapangan sebelum mempertimbangkan rencana implementasi yang lebih luas ke rangkaian kereta lainnya.

Keunggulan utama Nanoe X terletak pada kemampuannya melepaskan partikel pemurni udara yang bertahan enam kali lebih lama dibandingkan ion udara konvensional. Inovasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan penumpang, namun juga menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berfokus pada kualitas lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.