Microsoft secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi dan manufaktur global 3M. Melalui kolaborasi ini, Microsoft tercatat sebagai penyedia layanan cloud hyperscale pertama yang mengadopsi teknologi Expanded Beam Optical (EBO) besutan 3M ke dalam infrastruktur pusat data (data center) Azure untuk mendukung beban kerja kecerdasan buatan (AI) yang kian masif.

Penerapan teknologi EBO ini dirancang untuk mempercepat proses instalasi koneksi serat optik sekaligus memberikan proteksi lebih terhadap kontaminasi lingkungan seperti debu. Karakteristik ini sangat krusial bagi keberlangsungan operasional pusat data AI yang memerlukan skalabilitas tinggi, konektivitas stabil, serta keandalan infrastruktur jangka panjang.

Di sisi lain, kolaborasi ini juga membawa keuntungan bagi 3M. Perusahaan tersebut akan memanfaatkan keunggulan solusi AI dari Microsoft untuk mengakselerasi transformasi operasional internal mereka, khususnya dalam mengoptimalkan efisiensi pada divisi layanan pelanggan dan sektor keuangan.

Sinergi kedua raksasa teknologi ini langsung direspons positif oleh pasar, yang ditandai dengan kenaikan harga saham 3M sebesar 2,6 persen sesaat setelah pengumuman. Adapun 3M dijadwalkan merilis laporan kinerja keuangan kuartal kedua pada 21 Juli, dengan estimasi pertumbuhan laba bersih sebesar 5,1 persen atau setara USD 2,27 per saham dari target pendapatan USD 6,38 miliar.