UPT Puskesmas Pangkajene, yang terletak di Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), secara resmi mendaftarkan tujuh program inovasi ke Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) setempat. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis dalam memodernisasi tata kelola dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketujuh inovasi tersebut merupakan hasil kreasi tenaga kesehatan setempat yang dirancang khusus untuk merespons permasalahan kesehatan di lapangan. Program-program tersebut meliputi ANJANG SANA ANJANG SINI, KANTONG MANTAP JIWA, MALAMPESUNGEKI, PENDAMPING BEKAS, PERI GIGI, SIPAMMASE-MASEKI', serta SIPITKI. Setiap program menyasar kelompok spesifik, mulai dari lansia, pasien dengan gangguan jiwa, penderita hipertensi dan diabetes, hingga sistem manajemen farmasi dan infrastruktur teknologi informasi berbasis QR Code.

Kepala UPT Puskesmas Pangkajene, dr. Mariana, M.Kes., menjelaskan bahwa seluruh terobosan ini lahir dari realitas kebutuhan warga serta evaluasi petugas di lapangan. Menurutnya, inovasi ini difokuskan agar layanan kesehatan menjadi lebih inklusif, mudah diakses, serta tepat sasaran sesuai dengan profil kebutuhan pasien di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, pihak Puskesmas berharap bahwa pendaftaran inovasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi komitmen berkelanjutan. Kehadiran program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya inovasi di Kabupaten Sidrap sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan Indeks Inovasi Daerah demi kesejahteraan masyarakat secara luas.