Dinamika pasar perangkat seluler di Indonesia sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan perubahan harga yang cukup signifikan pada jajaran produk Samsung. Berdasarkan data perbandingan antara Januari dan Juli 2026, mayoritas model yang masih bertahan di pasar telah mengalami penyesuaian harga ke atas, yang dipicu oleh penyegaran lini produk serta pergeseran spesifikasi teknis.
Pada segmen entry-level, seri Galaxy A07 mengalami perubahan struktur harga yang cukup mencolok. Varian LTE dengan kapasitas RAM 4GB/128GB yang semula dipasarkan seharga Rp1,65 juta pada Januari, kini naik menjadi Rp2,4 juta. Begitu pula dengan varian RAM 6GB/128GB yang mengalami lonjakan harga dari Rp1,95 juta menjadi Rp2,8 juta pada periode Juli 2026.
Kenaikan yang lebih substansial terjadi pada lini menengah Galaxy A17. Galaxy A17 LTE varian 8GB/128GB mengalami kenaikan sebesar Rp1 juta dari harga awal tahun yang berada di angka Rp3 juta. Sementara itu, tipe Galaxy A17 5G dengan kapasitas penyimpanan 8GB/256GB melonjak menjadi Rp5 juta, setelah sebelumnya dijual seharga Rp3,7 juta.
Di sisi lain, untuk kategori perangkat premium, Samsung cenderung mempertahankan stabilitas harga. Galaxy S25 Ultra 256GB tetap berada pada level harga Rp23 juta. Kehadiran suksesor terbarunya, Galaxy S26 Ultra yang dibanderol Rp25 juta, dinilai menjadi faktor penyeimbang yang menjaga harga model lama tetap kompetitif sebagai opsi alternatif bagi konsumen.
Secara strategis, Samsung terpantau tidak memberikan potongan harga resmi bagi model-model yang masih tersedia di katalog per Juli 2026. Perusahaan justru memilih untuk menghentikan peredaran model lama seperti seri A16, A26, dan A56, kemudian menggantinya dengan suksesor yang berada pada rentang harga lebih premium, yakni menembus kisaran Rp6 juta hingga Rp8 juta untuk lini Galaxy A37 dan A57.