Komisi Sekuritas Negara Vietnam (UBCKNN) secara resmi menyelenggarakan konferensi bertajuk "Penerbitan Sekuritas - Penggerak Pertumbuhan Ekonomi" di Hanoi pada 7 Juli lalu. Acara strategis ini mempertemukan berbagai perwakilan lembaga pengatur, pemerintah daerah, pelaku pasar, hingga perusahaan sekuritas untuk menyelaraskan pemahaman terkait aturan baru di pasar modal.
Ketua UBCKNN, Vu Thi Chan Phuong, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen pemerintah dalam menciptakan kerangka hukum yang modern, transparan, dan stabil. Reformasi regulasi, termasuk implementasi Keputusan Pemerintah Nomor 245/2025/ND-CP dan Nomor 200/2026/ND-CP, diharapkan mampu memfasilitasi bisnis dalam menggalang dana jangka menengah dan panjang secara lebih efektif.
Selain menjadi forum diseminasi informasi, konferensi ini juga berfungsi sebagai ruang dialog interaktif. Para pelaku bisnis diberi kesempatan untuk menyampaikan hambatan praktis yang dihadapi di lapangan, yang kemudian direspons langsung oleh otoritas pasar modal guna perbaikan kebijakan di masa depan.
Wakil Ketua UBCKNN, Hoang Van Thu, dalam pidatonya menekankan pentingnya peran pasar saham sebagai pilar pendukung ekonomi selain sektor perbankan. Upaya ini diproyeksikan dapat mengurangi beban kredit perbankan sekaligus memberikan suntikan modal bagi perusahaan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional periode 2026-2030.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap dunia usaha dapat memanfaatkan instrumen obligasi korporasi dan sekuritas lainnya secara optimal sesuai dengan regulasi terkini. Sinergi antara regulator dan sektor swasta ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan investor serta menciptakan ekosistem pasar yang berkelanjutan bagi seluruh pelaku ekonomi di Vietnam.