Ketua Komite Sains, Teknologi, dan Lingkungan Hidup Vietnam, Nguyen Thanh Hai, baru-baru ini menerima kunjungan Presiden Layanan Universitas Dunia Jerman (WUS), Dr. Kambiz Ghawami. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperdalam hubungan bilateral antara Vietnam dan Jerman, khususnya dalam bidang riset, inovasi, dan pengembangan ekosistem teknologi berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, Nguyen Thanh Hai menekankan pentingnya peran Jerman, khususnya Negara Bagian Hessen, sebagai mitra utama dalam penerapan ilmu pengetahuan. Ia berharap kemitraan ke depan tidak hanya terbatas pada proyek riset, tetapi juga merambah ke sektor-sektor krusial seperti transformasi digital, pembangunan ekonomi hijau, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang memiliki daya saing global.
Dr. Kambiz Ghawami menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kekagumannya terhadap kemajuan pesat Vietnam dalam reformasi ekonomi dan sosial. Ia menegaskan kesiapan Negara Bagian Hessen untuk memfasilitasi pertukaran teknologi, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan transfer teknologi terapan, yang selama ini menjadi keunggulan pusat riset di Jerman.
Salah satu capaian nyata yang disoroti dalam pertemuan tersebut adalah kesuksesan Universitas Vietnam-Jerman di Kota Ho Chi Minh. Lembaga pendidikan ini dinilai telah berhasil menjadi pilar penting dalam mencetak talenta berkualitas tinggi, sekaligus menjadi simbol keberhasilan kolaborasi pendidikan antara kedua negara.
Sebagai langkah tindak lanjut, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif. Dr. Kambiz Ghawami berjanji untuk menjadi jembatan penghubung yang memperlancar pertukaran pengalaman legislatif dan pengawasan di bidang sains dan teknologi, guna memastikan kerja sama yang terjalin mampu memberikan dampak konkret bagi pembangunan nasional Vietnam di era baru.