Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, memberikan arahan strategis kepada para pelajar terkait pemanfaatan teknologi di era digital. Saat membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Sampit pada Senin (13/7/2026), ia menekankan pentingnya peran kecerdasan buatan (AI) dan internet sebagai sarana pendukung proses belajar serta pengembangan inovasi siswa.

Dalam arahannya, Irawati mengingatkan bahwa penguasaan teknologi harus dibarengi dengan etika dan tanggung jawab. Ia secara khusus meminta para pelajar agar lebih bijak dalam berselancar di dunia maya, menghindari penyebaran hoaks, serta menjauhi tindakan perundungan siber (cyberbullying) yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

"Jadilah generasi digital yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga santun dan memiliki etika. Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk menciptakan karya yang membanggakan dan bermanfaat bagi sesama," tegas Irawati di hadapan para peserta didik baru.

Menyoroti peran penting pengawasan lingkungan terdekat, Irawati mengajak tenaga pendidik dan orang tua untuk mempererat kolaborasi dalam membimbing anak-anak. Menurutnya, akses terhadap gawai tidak dapat dihindari, sehingga pengawasan ketat terhadap durasi penggunaan serta konten yang diakses anak menjadi kunci utama dalam membentuk karakter generasi muda.

Ia berharap, masa awal pendidikan di tingkat SMP ini menjadi momentum bagi siswa untuk membangun semangat belajar yang tinggi. Dengan menghormati guru, menaati aturan sekolah, dan berani memiliki cita-cita besar, Irawati optimistis para siswa asal Kotim mampu berkontribusi nyata sebagai generasi unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.