Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk mempererat kerja sama dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) setempat. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk mengarusutamakan budaya hidup aktif sekaligus mengangkat potensi olahraga rekreasi yang memiliki nilai kearifan lokal di tengah masyarakat.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, saat melantik kepengurusan KORMI periode 2026-2030, menekankan bahwa olahraga masyarakat bukan sekadar sarana menjaga kebugaran fisik. Ia berharap KORMI dapat menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif, menggembirakan, serta mampu mempererat tali persaudaraan antarwarga di berbagai lapisan usia.
Lebih lanjut, Ratu Dewa menuntut agar pengurus baru KORMI tidak sekadar menjalankan agenda seremonial semata. Ia mendorong adanya inovasi program kerja yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus utamanya adalah melibatkan generasi muda dan komunitas lokal agar minat berolahraga tumbuh secara organik dan berkelanjutan.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum KORMI Sumatera Selatan, Samantha Tivani, menegaskan pentingnya adaptabilitas organisasi dalam merespons kebutuhan masyarakat. Menurutnya, KORMI memiliki tanggung jawab strategis untuk memfasilitasi partisipasi warga dalam olahraga tradisional dan rekreasi yang menjadi identitas daerah.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak ganda, yakni terciptanya sumber daya manusia yang produktif serta berkembangnya sektor pendukung lainnya. KORMI kini didorong untuk mengemas kegiatan olahraga menjadi daya tarik yang mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif dan mendukung sektor pariwisata di Kota Palembang.