Pemerintah Kota Madiun menyulap halaman Balai Kota menjadi arena adu bakat pemuda dalam ajang Madiun Street Competition. Festival yang digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun ini bertujuan memberikan ruang bagi komunitas olahraga ekstrem dan seni jalanan untuk menunjukkan kebolehan mereka secara positif.

Ajang ini menarik perhatian ratusan peserta yang berkompetisi di berbagai cabang olahraga urban dan seni, seperti basket 3x3, skateboard, BMX, seni mural, hingga breakdance. Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat dan peserta tampak memadati area balai kota guna menyaksikan pertunjukan yang penuh energi tersebut.

Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa Madiun Street Competition hadir untuk menjawab minimnya ruang berekspresi bagi generasi muda pecinta olahraga urban dan seni jalanan. Ia berharap melalui kompetisi ini, sportivitas dan kolaborasi antar-komunitas dapat terjalin lebih erat demi memajukan potensi daerah.

Sebagai komitmen berkelanjutan, pemerintah daerah berencana mengubah fungsi halaman Balai Kota menjadi ruang publik yang ramah olahraga, termasuk dengan memasang fasilitas ring basket permanen. Dukungan penuh juga mengalir dari Pengurus Provinsi Perbasi Jawa Timur yang menyediakan lapangan portabel untuk menjaring bibit atlet basket potensial sejak usia sekolah.

Langkah positif ini disambut hangat oleh para pegiat olahraga ekstrem dan seni visual. Mereka berharap kompetisi serupa dapat diwadahi secara konsisten setiap tahun dengan fasilitas penunjang yang kian mumpuni guna melahirkan talenta baru berprestasi dari Kota Madiun.