MUARO JAMBI – Guna menyalurkan minat dan mengasah bakat nonakademik siswa, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muaro Jambi mengintensifkan kegiatan ekstrakurikuler olahraga secara berkala. Bertempat di lapangan madrasah di Kecamatan Sungai Gelam, latihan rutin yang digelar setiap hari Kamis selepas jam sekolah ini dirancang untuk membentuk fisik yang prima sekaligus menanamkan kedisiplinan dan sportivitas sejak dini.

Proses latihan dipandu langsung oleh dua guru Pendidikan Jasmani, Jimi Andrianto, S.Pd. dan Nur Rohman Gesang Subagio, S.Pd. Sesi diawali dengan pemanasan terstruktur demi meminimalkan risiko cedera fisik siswa. Setelah tubuh siap, para peserta didik dari berbagai tingkatan kelas ini dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk menerima menu latihan inti yang disesuaikan dengan fokus materi hari itu.

Pada sesi utama, para siswa dibekali teknik-teknik dasar olahraga yang mencakup koordinasi gerakan, ketangkasan, dan peningkatan daya tahan tubuh. Guru pendamping menerapkan pendekatan personal dengan memberikan tantangan lebih bagi siswa yang sudah mahir, serta memberikan bimbingan khusus bagi mereka yang masih memerlukan penyesuaian teknik. Metode ini memastikan setiap siswa dapat berkembang sesuai dengan ritme dan potensinya masing-masing.

Jimi Andrianto menegaskan bahwa esensi dari ekstrakurikuler ini melampaui sekadar aspek fisik dan taktik permainan. Kegiatan olahraga ini menjadi sarana efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai kerja sama, tanggung jawab, dan integritas moral. Pembinaan karakter secara konsisten diselipkan di sela-sela latihan agar para siswa tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga beretika baik di lingkungan sosial.

Senada dengan itu, Nur Rohman Gesang Subagio menambahkan bahwa aktivitas olahraga yang teratur berkontribusi positif mereduksi kejenuhan akademik siswa setelah seharian belajar di kelas. Kebugaran fisik yang terjaga dinilai berbanding lurus dengan peningkatan konsentrasi dan motivasi belajar siswa. Melalui kedisiplinan latihan ini, pihak madrasah berharap dapat menjaring dan mempersiapkan bibit-bibit atlet berprestasi untuk bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.