Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur mengeluarkan peringatan tegas kepada para pendaki yang berencana melakukan pendakian ke Gunung Argopuro, atau Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang. Langkah ini diambil menyusul maraknya laporan mengenai praktik penipuan penjualan tiket yang merugikan banyak pendaki.
Kepala BKSDA Jawa Timur, Nur Patria, mengungkapkan bahwa modus kejahatan ini terkuak ketika sejumlah pendaki kedapatan membawa tiket palsu saat melakukan verifikasi di pos pendakian. Tiket-tiket tersebut tidak tercatat dalam sistem resmi, sehingga dinyatakan tidak berlaku oleh petugas di lapangan.
Menurut Nur Patria, para pelaku penipuan biasanya berkedok sebagai penyedia jasa 'open trip'. Mereka menawarkan kemudahan pemesanan tiket, namun justru memberikan tiket palsu yang dibuat sendiri. Akibatnya, pendaki yang menjadi korban terpaksa harus melakukan pendaftaran ulang secara mandiri di lokasi agar tetap dapat melanjutkan pendakian.
Pihak BKSDA menegaskan bahwa seluruh proses administrasi pendakian wajib dilakukan melalui platform resmi 'AyoTamanNasional' milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan perantara pihak ketiga agar keamanan data dan keabsahan tiket tetap terjamin.
Sebagai solusi, BKSDA menyarankan pendaki untuk membuat akun pribadi pada situs resmi tersebut. Dengan memiliki akun mandiri, pendaki tidak hanya terhindar dari risiko penipuan, tetapi juga memperoleh akses yang lebih fleksibel untuk melakukan registrasi pendakian di berbagai gunung lainnya di seluruh Indonesia.