Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali merealisasikan komitmen pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan sektor ekonomi kerakyatan di Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur. Tim dosen dari Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJ menggelar pelatihan strategis untuk membekali pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar modern.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Gang Asoka V ini difokuskan pada dua pilar utama, yakni optimalisasi pemasaran digital melalui platform TikTok Bisnis serta penguatan akuntabilitas keuangan. Sebanyak 16 pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga fesyen, mendapatkan pendampingan langsung untuk merancang strategi konten kreatif sekaligus memperbaiki tata kelola pembukuan usaha yang selama ini sering terabaikan.

Prof. Dedi Purwana ES., selaku ketua tim pengabdian, menekankan bahwa integrasi antara literasi digital dan manajemen keuangan merupakan kunci utama bagi UMKM untuk berkembang secara mandiri. Menurutnya, pemanfaatan teknologi tanpa didukung oleh pencatatan keuangan yang tertib tidak akan memberikan dampak bisnis yang berkelanjutan. Sebaliknya, laporan keuangan yang rapi dapat meningkatkan kredibilitas usaha di mata lembaga pembiayaan formal.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dengan kenaikan skor rata-rata sebesar 23,5 persen. Sektor pemasaran digital mencatatkan lonjakan pemahaman tertinggi sebesar 30 persen. Peserta kini tidak hanya memahami cara mengoperasikan fitur akun bisnis, tetapi juga mulai menerapkan praktik pemisahan aset pribadi dan keuangan usaha secara konsisten.

Program ini merupakan langkah nyata UNJ dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama terkait pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha melalui pembentukan komunitas binaan, guna memastikan transformasi profesionalisme yang diajarkan tetap terjaga dan memberikan dampak jangka panjang bagi ekonomi lokal.