Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Kemitraan yang terikat dalam perjanjian empat tahun ini bertujuan untuk mengembangkan jalur pendakian Gunung Kerinci yang aksesnya melintasi wilayah Solok Selatan, Sumatra Barat.

Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendiversifikasi destinasi wisata alam sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan dibukanya jalur baru ini, diharapkan sektor UMKM, penyedia layanan jasa pariwisata, hingga pengelola penginapan di sekitar kawasan dapat merasakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Bupati Solok Selatan, Khairunas, menegaskan bahwa pengembangan ini tetap akan berpegang teguh pada prinsip pelestarian lingkungan. Menurutnya, pemanfaatan kawasan Taman Nasional harus dilakukan secara bertanggung jawab agar ekosistem tetap terjaga, sementara masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Adapun lingkup kerja sama mencakup pembangunan infrastruktur penunjang, perbaikan jalur pendakian, hingga penguatan promosi wisata. Kedua belah pihak saat ini tengah menyusun Rencana Pelaksanaan Program (RPP) serta Rencana Kerja Tahunan (RKT) sebagai acuan teknis operasional dalam tiga bulan ke depan.

Kehadiran jalur pendakian ini diharapkan mampu memposisikan Solok Selatan sebagai pintu alternatif utama bagi para petualang yang ingin mendaki Gunung Kerinci. Melalui sinergi antara pemerintah, pengelola TNKS, dan masyarakat setempat, Pemkab Solok Selatan optimistis dapat mewujudkan destinasi ekowisata unggulan yang berdampak luas bagi kesejahteraan warga daerah.