Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi memperluas jangkauan aktivitas fisiknya dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Perkumpulan Sepak Bola Jalan Seluruh Indonesia (Persejasi). Kesepakatan formal tersebut dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, pada Jumat (3/7).

Inisiatif ini difokuskan pada pengembangan olahraga sepak bola berjalan kaki atau *walking football* di seluruh lini organisasi Muhammadiyah. Olahraga ini dinilai sebagai alternatif aktivitas fisik yang inklusif, lantaran minim risiko cedera dan mampu mengakomodasi partisipan dari berbagai kelompok usia, sehingga selaras dengan nilai-nilai kesehatan dan kebersamaan yang diusung oleh persyarikatan.

Ketua LPO PP Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, menyatakan kesiapan penuh lembaganya untuk mengintegrasikan program ini hingga ke tingkat cabang dan daerah. Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan upaya konkret dalam membangun budaya hidup sehat yang dapat diakses oleh seluruh anggota persyarikatan secara luas.

Sebagai langkah lanjut, kedua belah pihak berkomitmen untuk merumuskan berbagai program pendukung, mulai dari pelatihan bagi para pelatih, penyelenggaraan turnamen, hingga sosialisasi intensif mengenai metode olahraga ini. Ketua Umum Persejasi, Hendra Hartono, turut hadir langsung dalam agenda tersebut untuk memperkuat sinergi jangka panjang antara organisasi olahraga nasional dengan institusi berbasis masyarakat ini.

Diharapkan, kehadiran sepak bola berjalan kaki di lingkungan Muhammadiyah dapat menjadi katalisator bagi terciptanya masyarakat yang lebih bugar sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Melalui sinergi ini, LPO PP Muhammadiyah optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekosistem olahraga nasional yang sehat, inklusif, dan bernilai dakwah.