Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo secara resmi memberangkatkan 21 anggota Pramuka Saka Wanabakti Kwartir Cabang Probolinggo untuk melaksanakan ekspedisi jelajah alam di Gunung Buthak. Kegiatan yang berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2026 ini menitikberatkan pada misi pendakian serta aksi pembersihan jalur pendakian sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap ekosistem hutan.
Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Wakil Administratur SKPH Lumajang sekaligus Pimpinan Saka Wanabakti Kwarcab Probolinggo, Soegiharto Aries Soebagiyo. Ia menegaskan bahwa inisiatif bertajuk "Njelajah Alam Bareng Wanabakti 2026" ini merupakan implementasi nyata dari Krida Reksa Wana, yang bertujuan membentuk karakter generasi muda agar memiliki kecintaan mendalam terhadap kelestarian hutan sekaligus mengasah keterampilan praktis di bidang kehutanan.
Dalam arahannya, Soegiharto menekankan pentingnya peran aktif kaum muda sebagai garda terdepan kader konservasi. Selain memupuk kesadaran lingkungan, para peserta juga dibekali dengan instruksi tegas untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan (safety) dan kesehatan fisik selama berada di medan pendakian yang menantang di Desa Pesanggrahan, Kota Batu tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Pamong Pramuka Saka Wanabakti, Mohamad Salim, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan konsisten dari Perhutani KPH Probolinggo. Menurutnya, fasilitasi yang diberikan sangat vital dalam menunjang keberhasilan program kerja tahunan ini, sekaligus memotivasi anggota Pramuka untuk terus berkontribusi positif bagi pelestarian lingkungan di wilayah setempat.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pendakian biasa, melainkan momentum bagi Saka Wanabakti untuk mengaktualisasikan diri sebagai pelopor pelestarian alam. Melalui aksi bersih gunung dan edukasi lapangan, Perhutani optimis bahwa generasi muda akan lebih peka dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan fungsi hutan bagi masa depan.