Syngenta Indonesia mempertegas komitmennya dalam mendukung modernisasi sektor pertanian nasional melalui partisipasi aktif dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII KTNA yang diselenggarakan di Limboto, Gorontalo. Kehadiran perusahaan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai inovasi benih dan solusi budidaya mutakhir langsung kepada para pelaku pertanian.

Di antara teknologi unggulan yang dipamerkan adalah varietas padi hibrida NK2133 atau NK Ningrat serta rangkaian jagung bioteknologi seri NK Sakti, yakni NK Perkasa Sakti, NK Pendekar Sakti, dan NK Sumo Sakti. Produk-produk jagung ini dirancang dengan keunggulan ganda, yakni memiliki ketahanan terhadap herbisida glifosat serta perlindungan dari serangan ulat penggerek batang. Selain benih, perusahaan juga memamerkan solusi perlindungan tanaman seperti MIRAVIS Duo®, INCIPIO® 200 SC, dan CUPRINOMAT.

Guna mempermudah transfer pengetahuan teknis, Syngenta memperkenalkan pendekatan kreatif bertajuk "Syngenta Heroes". Melalui enam karakter edukatif yang mewakili berbagai solusi produk, petani diajak mempelajari praktik budidaya yang efektif dengan cara yang lebih interaktif dan mudah dipahami. Inisiatif ini menjadi bagian dari visi besar "Petani MAJU" yang mencakup peningkatan profitabilitas, percepatan inovasi, kolaborasi keberlanjutan, serta sinergi antarpemangku kepentingan.

Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto, menegaskan bahwa visi Petani MAJU merupakan cerminan dari dedikasi perusahaan untuk menjawab tantangan di lapangan. Dalam sesi pelatihan pengembangan digitalisasi agribisnis, ia menekankan pentingnya adopsi teknologi bagi kemajuan pertanian Indonesia. Selain edukasi, booth Syngenta juga menjadi ruang dialog bagi berbagai kalangan, mulai dari petani hingga pejabat pemerintah, termasuk diskusi mengenai penggunaan teknologi drone dalam mendukung efisiensi pertanian.

Keterlibatan Syngenta dalam gelaran ini memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Melalui edukasi berkelanjutan dan pengenalan teknologi modern, perusahaan berharap dapat mendorong produktivitas petani secara signifikan di seluruh wilayah Indonesia.