Enam gubernur di Tanah Papua berkomitmen penuh untuk mendorong wilayah paling timur Indonesia ini menjadi Provinsi Olahraga. Langkah strategis ini diajukan agar mendapatkan payung hukum resmi dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk Instruksi Presiden (Inpres) maupun Peraturan Presiden (Perpres).

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat menghadiri Dialog Strategis bersama Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas di Timika, Mimika, pada Kamis (30/7/2026). Komitmen kolektif ini merupakan salah satu poin penting dari "Kesepakatan Timika" yang sebelumnya telah dirumuskan oleh Asosiasi Kepala Daerah Provinsi se-Tanah Papua.

Meki Nawipa menjelaskan bahwa sektor olahraga tidak hanya menjadi wadah pencarian bakat dan prestasi, melainkan juga bagian integral dari pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua. Selain itu, optimalisasi sektor ini dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Kerja sama lintas provinsi ini diharapkan mampu mensinergikan potensi olahraga di seluruh pelosok Papua secara kolektif. Tidak hanya berfokus pada olahraga, kesepakatan para kepala daerah tersebut juga mencakup program prioritas lainnya seperti pembangunan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, ketahanan pangan, transisi energi, hingga penguatan tata kelola Otonomi Khusus (Otsus).

Melalui sinergi yang solid antarpemerintah daerah, diharapkan pemerintah pusat segera merespons usulan ini dengan melahirkan kebijakan konkret yang dapat diimplementasikan demi kemajuan pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.