Dalam upaya mempercepat pemulihan dan ekspansi sektor bisnis, HDBank resmi meluncurkan rangkaian program insentif keuangan yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan efisiensi biaya bagi para pelaku usaha. Langkah strategis ini mencakup dukungan akses permodalan, manajemen arus kas, serta serangkaian kemudahan layanan perbankan digital bagi perusahaan domestik maupun yang bermodal asing (FDI).
Salah satu fokus utama HDBank adalah penguatan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan melalui program pinjaman khusus yang berlaku hingga 30 September. Melalui skema ini, debitur dapat mengakses pembiayaan hingga 50 miliar VND dengan suku bunga kompetitif, yakni mulai dari 7,2% per tahun untuk jangka pendek dan 9,3% untuk jangka menengah hingga panjang dalam mata uang VND. Sementara untuk transaksi mata uang USD, bunga ditetapkan mulai dari 3,6% per tahun, disesuaikan dengan siklus produksi musiman pelaku usaha.
Tidak hanya menyasar sektor agrikultur, bank ini juga memberikan perhatian khusus pada industri logistik dan transportasi. Pelaku usaha di bidang pergudangan, transportasi darat, hingga multimodal berkesempatan mendapatkan pinjaman preferensial dengan suku bunga mulai dari 8,9% per tahun hingga akhir Juli. Fasilitas ini mencakup plafon kredit tanpa agunan hingga 30 miliar VND, serta potongan biaya jaminan hingga 70%.
Selain fasilitas pinjaman, HDBank menyediakan ekosistem layanan keuangan terintegrasi, termasuk konsultasi solusi pembayaran internasional dan perdagangan lintas batas. Dengan menyediakan paket layanan yang spesifik sesuai kebutuhan industri, HDBank menegaskan komitmennya untuk membantu komunitas bisnis dalam memperkuat posisi kompetitif mereka di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.