Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat. Pada Selasa sore (14/7/2026) pukul 15.36 WITA, gunung api tersebut dilaporkan kembali mengalami erupsi. Peristiwa ini menambah daftar panjang aktivitas vulkanik gunung tersebut, yang tercatat telah meletus sebanyak 15 kali dalam kurun waktu sepekan terakhir.
Berdasarkan rilis resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui sistem MAGMA Indonesia, kolom abu hasil letusan teramati membubung hingga ketinggian sekitar 600 meter di atas puncak, atau setara dengan 2.184 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu pekat tersebut dilaporkan tertiup angin mengarah ke utara. Rekaman seismograf menunjukkan letusan ini memiliki amplitudo maksimum 29,6 milimeter dengan durasi fase destruktif sekitar 59 detik.
Saat ini, otoritas berwenang masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki pada Level III atau status Siaga. Selama periode pengamatan pada hari yang sama antara pukul 06.00 hingga 12.00 WITA, petugas mendeteksi adanya dua kali gempa letusan dengan amplitudo berkisar antara 9,6 hingga 44,4 milimeter. Selain itu, terekam pula 10 kali gempa tremor non-harmonik serta satu kali gempa frekuensi rendah yang menunjukkan aktivitas magma di dalam perut gunung masih sangat dinamis.
Mengantisipasi potensi bahaya yang ditimbulkan oleh material vulkanik, PVMBG secara tegas mengimbau warga setempat serta para wisatawan untuk mengosongkan zona bahaya. Seluruh aktivitas manusia dilarang keras dalam radius sektoral 5 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Lewotobi Laki-laki demi menghindari ancaman langsung awan panas maupun guguran lava.
Secara nasional, frekuensi letusan Gunung Lewotobi Laki-laki merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2026 dengan akumulasi mencapai 401 kali erupsi. Angka tersebut menempatkannya di posisi kedua setelah Gunung Semeru di Jawa Timur yang mencatatkan 1.402 kali letusan dari total 3.176 aktivitas erupsi gunung api di seluruh tanah air.