Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Situbondo kini menempatkan posisi strategis sebagai barometer politik yang diperhitungkan, baik di skala regional maupun nasional. Ketua DPC PPP Situbondo, Zeiniye, menegaskan bahwa momentum usia partai yang ke-53 menjadi titik balik penting untuk melakukan refleksi mendalam atas perjalanan politik partai berlambang Ka'bah tersebut.

Langkah konsolidasi ini diambil menyusul hasil Pemilu 2024 di mana perolehan suara nasional partai belum berhasil menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Menyadari tantangan tersebut, Zeiniye menekankan bahwa fokus utama pengurus saat ini adalah kembali merajut kedekatan dengan konstituen di tingkat akar rumput guna memastikan loyalitas dan dukungan masyarakat tetap terjaga.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, PPP Situbondo telah menginisiasi kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD). Menariknya, rekrutmen kader tidak lagi terbatas pada struktur partai di tingkat kecamatan, melainkan juga merangkul kelompok milenial dan Gen-Z yang memiliki literasi teknologi mumpuni. Pendekatan ini dinilai krusial dalam memaksimalkan bonus demografi untuk menyebarluaskan visi dan misi partai.

Lebih lanjut, Zeiniye menargetkan peningkatan jumlah kursi di DPRD Situbondo dari yang saat ini berjumlah sembilan kursi. Ia meyakini bahwa penguatan kualitas kader harus berjalan beriringan dengan penambahan basis suara. Bagi DPC PPP Situbondo, kuantitas perolehan suara tetap menjadi indikator kinerja yang serius guna menjamin eksistensi dan pengaruh politik partai di masa depan.