Provinsi Quang Ninh baru saja menggelar konferensi evaluasi untuk meninjau progres pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital sepanjang semester pertama tahun 2026. Acara yang dipimpin oleh Sekretaris Komite Partai Provinsi, Quan Minh Cuong, bersama Wakil Sekretaris Tetap, Trinh Thi Minh Thanh, ini bertujuan untuk memetakan tantangan sekaligus menetapkan target strategis hingga akhir tahun.

Dalam enam bulan pertama, Quang Ninh mencatatkan kemajuan signifikan dalam transisi infrastruktur digital, dari tahap pembangunan fondasi menuju pemanfaatan aplikasi praktis. Berbagai sistem seperti ruang rapat tanpa kertas, pembayaran nontunai, hingga integrasi basis data penduduk telah diimplementasikan secara efisien. Provinsi ini juga berhasil menarik minat perusahaan teknologi tinggi dan memperkuat ekosistem startup melalui gerakan literasi digital yang masif di kalangan masyarakat.

Namun, di tengah pencapaian tersebut, terdapat hambatan krusial pada sektor standardisasi basis data tanah yang dinilai berjalan sangat lambat. Pemerintah daerah kini diinstruksikan untuk membentuk tim khusus di tingkat kelurahan dan zona operasional guna mempercepat proses pendataan. Pengawasan terhadap proyek ini akan diperketat, dengan pelaporan hasil yang wajib dilakukan setiap hari.

Sekretaris Partai Provinsi menegaskan bahwa inovasi harus berorientasi pada penyelesaian masalah lokal yang mendesak. Ia menginstruksikan para kepala departemen untuk mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan atau keterlambatan di unit kerja masing-masing. Menurutnya, perubahan pola pikir birokrasi dan keberanian untuk berinovasi adalah kunci utama bagi Quang Ninh untuk mempertahankan posisinya sebagai model pembangunan nasional.

Untuk mengoptimalkan efektivitas, pemerintah provinsi mewajibkan adanya sinkronisasi antara riset pusat dengan aplikasi praktis di lapangan. Program pelatihan dan penelitian ke depannya harus melibatkan partisipasi langsung para tenaga ahli lokal. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kebijakan teknologi yang diambil relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan mendukung akselerasi pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.