Upaya menekan penyebaran penyakit Tuberkulosis (TB) Paru terus digalakkan di wilayah Kabupaten Banyumas. Melalui sinergi antara aparat kepolisian dan tenaga kesehatan setempat, kegiatan pelacakan (tracing) serta skrining kesehatan secara jemput bola dilakukan langsung ke rumah-rumah warga di Desa Karangpetir, Kecamatan Tambak, pada Rabu (15/7/2026).

Aksi kemanusiaan ini dimotori oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tambak Polresta Banyumas, Aipda Lanang Triyono, yang berkolaborasi dengan kader TB Paru setempat, yakni Ibu Rukhanah dan Ibu Umi. Langkah preventif yang berpusat di lingkungan RT 03 RW 04 ini juga didampingi oleh Ketua PKK desa serta dihadiri oleh warga sekitar yang kooperatif mengikuti jalannya pemeriksaan medis awal.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memfokuskan pemantauan terhadap tiga pasien aktif. Guna mengantisipasi penularan yang lebih luas, kader kesehatan membagikan botol sampel dahak kepada pasien serta anggota keluarga yang tinggal serumah. Kontak erat menjadi prioritas pendataan untuk memastikan status kesehatan mereka terpantau secara berkala.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, melalui Kapolsek Tambak, Iptu Sabar Riyadi, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam deteksi dini TB Paru merupakan wujud nyata dukungan terhadap program kesehatan nasional. Keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjembatani kebutuhan medis masyarakat sekaligus membangun kesadaran warga untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Dengan adanya pengawasan terpadu ini, penanganan medis terhadap penderita TB Paru di Banyumas diharapkan berjalan lebih optimal. Kegiatan skrining lapangan yang berjalan dengan aman dan kondusif ini juga ditargetkan dapat memutus mata rantai penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat luas secara efektif.