Kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sumatera Selatan mencapai puncaknya dengan suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Badminton Kapolda Sumsel Cup VI Tahun 2026. Ajang yang berlangsung di GOR Badminton Drs. Warsito, Palembang, ini resmi ditutup pada Jumat (10/7) malam setelah mencatatkan angka partisipasi yang impresif, yakni 1.078 atlet dari berbagai kalangan.
Turnamen ini mengusung semangat inklusivitas yang tinggi dengan mempertandingkan beragam kategori, mulai dari kelas usia dini hingga kategori ganda veteran berusia 90 tahun. Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini lebih dari sekadar kompetisi fisik, melainkan wadah untuk menempa kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas masyarakat.
"Melalui lapangan ini, kita berharap lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan hingga ke kancah nasional. Ini adalah ruang bagi kita untuk membangun karakter tangguh dan mempererat persaudaraan antarwarga," ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho dalam pidato penutupannya.
Acara penutupan berlangsung meriah dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, perwakilan TNI, serta berbagai instansi pemerintah dan BUMN. Kehadiran para pimpinan lintas instansi ini mempertegas komitmen sinergitas dalam mendukung pembinaan olahraga di wilayah tersebut. Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa ajang ini akan dijadikan agenda berkelanjutan untuk mendukung ekosistem olahraga lokal.
Kabidhumas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya, menambahkan bahwa antusiasme ribuan peserta ini merupakan indikator keberhasilan Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Menurutnya, inisiatif memfasilitasi ruang publik yang edukatif dan kompetitif merupakan bagian dari visi Polri yang presisi, yakni hadir sebagai pelayan masyarakat yang humanis di luar ranah penegakan hukum.