Agenda budaya tahunan, Geopark Night Specta (GNS) 8.0, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Pencapaian ini sekaligus menandai kali ketiga secara berturut-turut ajang berskala internasional tersebut diakui sebagai satu dari 125 agenda wisata unggulan skala nasional oleh Kementerian Pariwisata.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menerima langsung sertifikat pengakuan tersebut pada malam puncak perhelatan di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Sabtu (11/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa status tersebut merupakan bukti komitmen daerah dalam mengelola kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark secara berkelanjutan.

Endah menekankan bahwa pengembangan kawasan geopark tidak boleh hanya fokus pada aspek pariwisata, melainkan harus menyentuh sisi pemberdayaan masyarakat, edukasi, dan konservasi alam. Mengingat dari total 33 geosite yang berada di kawasan Gunung Sewu, 13 di antaranya terletak di wilayah Gunungkidul, ia memandang kekayaan geologi tersebut sebagai amanah yang harus dikelola dengan bijak demi kesejahteraan warga setempat.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui dukungan Dana Keistimewaan DIY 2026. Fokus utama pengembangan ke depan adalah menghadirkan pariwisata berkualitas yang inklusif, selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan, guna memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.