Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama) resmi mengumumkan penyelenggaraan ajang Run'n Shine yang dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026 di Yogyakarta. Acara ini dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk merayakan kesehatan fisik sekaligus apresiasi terhadap nilai-nilai seni dan budaya lokal.
Mengusung konsep unik yakni 'Olah Raga dan Olah Rasa' (Sporty & Artsy), kegiatan ini mengintegrasikan pengalaman multisensori yang melibatkan keterlibatan komunitas melalui elemen musik serta kekayaan kuliner khas Yogyakarta. Inisiatif ini merupakan upaya berkelanjutan setelah kesuksesan gelaran serupa pada tahun 2025 yang berhasil menjaring lebih dari 2.400 peserta.
Run'n Shine 2026 menawarkan kategori lari 5K dan 10K dengan rute yang dirancang khusus melalui pendekatan lima elemen identitas kota: Kampus, Komunitas, Keraton, Kampung, dan Korporasi. Race Director, Roostian, menjelaskan bahwa lintasan tersebut dibuat agar para pelari dapat menikmati refleksi lanskap Yogyakarta yang ikonik, mulai dari kawasan pendidikan hingga ruang publik keseharian warga.
Sebagai bentuk dedikasi terhadap kolaborasi kreatif, panitia menggandeng seniman lokal untuk merancang jersey dan medali eksklusif yang memadukan simbol budaya tradisional dengan gaya kontemporer. Desain bertajuk 'Shine Beats' tersebut menjadi penanda bahwa akar budaya Yogyakarta tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan gaya hidup modern.
Head of Program Experience GIK UGM, Gilang, menuturkan bahwa perhelatan ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara aktivitas fisik dan ketenangan batin. Senada dengan hal tersebut, Direktur Sedekat Imaji Rupa, Galih Satrio, menekankan pentingnya merawat raga dan rasa secara harmonis, di mana seni dan olahraga dapat berjalan beriringan dalam satu ruang perayaan yang utuh.