Aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang terletak di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali menunjukkan peningkatan. Pada Rabu (15/7/2026) pagi sekitar pukul 07.02 WIT, gunung api tersebut dilaporkan mengalami erupsi dengan melontarkan kolom abu tebal setinggi kurang lebih 2.300 meter di atas puncak.

Berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal. Embusan angin membawa material vulkanik tersebut condong ke arah utara dan barat laut dari kawah gunung.

Erupsi ini tercatat pada instrumen seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 17 milimeter dan durasi gempa letusan sekitar 50,52 detik. Hingga laporan terbaru dirilis oleh otoritas terkait, proses erupsi dilaporkan masih terus berlangsung.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Dukono masih berada pada Status Level II (Waspada). Menyikapi kondisi tersebut, pihak berwenang mengimbau masyarakat setempat maupun wisatawan untuk tidak mendekati atau beraktivitas di sekitar Kawah Malupang Warirang dalam radius sektoral 4 kilometer guna menghindari bahaya letusan.