Transisi digital di wilayah Asia Tenggara dan Oseania berlangsung dengan sangat cepat, yang ditandai dengan adopsi masif perdagangan digital hingga aplikasi serbaguna (super app). Transformasi ini membentuk fondasi baru bagi masyarakat lokal dalam memandang kecerdasan buatan (AI). AI kini tidak lagi dipandang sebagai sekadar eksperimen teknologi, melainkan sebagai asisten dinamis yang menyatu secara alami guna mempermudah rutinitas harian.
Konektivitas antardivisi menjadi kunci utama kegunaan AI di era modern. Melalui ekosistem terintegrasi seperti SmartThings, berbagai peralatan rumah tangga, perangkat sandang (wearable), dan televisi pintar kini dapat bekerja secara sinergis. Kolaborasi antarperangkat ini memungkinkan AI memahami konteks kebutuhan pengguna secara lebih personal, bukan lagi sebagai teknologi yang bekerja secara terisolasi.
Implementasi teknologi ini terlihat nyata pada perangkat dapur pintar seperti kulkas Bespoke AI yang mampu mengidentifikasi ketersediaan bahan makanan, hingga sinkronisasi data kesehatan antara Galaxy Ring dan Galaxy Watch untuk memandu pola kebugaran pengguna secara presisi. Keterhubungan ini membuktikan bahwa nilai sejati dari teknologi kecerdasan buatan terletak pada kemampuannya mengurangi beban pikiran dalam pengambilan keputusan sehari-hari.
Di sisi lain, telepon pintar tetap memegang peran sentral sebagai gerbang utama interaksi digital masyarakat modern. Dengan kehadiran agentic AI pada lini Galaxy AI, perangkat mobile tidak lagi pasif hanya menunggu perintah, melainkan secara proaktif menawarkan solusi kontekstual. Inovasi ini mengubah cara berkomunikasi, bekerja, dan beraktivitas menjadi jauh lebih efisien tanpa hambatan manual yang rumit.
Kendati menawarkan banyak kemudahan, Samsung menekankan pentingnya faktor keamanan data guna membangun kepercayaan konsumen. Melalui platform keamanan Knox Matrix, perlindungan privasi kini diperluas secara terpadu ke seluruh ekosistem perangkat. Komitmen ini, bersama dengan pengembangan teknologi layar lipat pintar, menjadi visi besar yang siap dipaparkan lebih lanjut dalam ajang Galaxy Unpacked mendatang.