Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kini tengah memfokuskan penanganan medis pada pemulihan fisik serta trauma psikologis Lovanya Evelyn Kautsar. Siswi kelas 6 SDN Guntur ini merupakan korban selamat dari kecelakaan lalu lintas fatal yang terjadi di jalur Gronggong, Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSD Gunung Jati, Karto Kenedi, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Lovanya berangsur-angsur membaik pascaoperasi. Kendati demikian, pihak rumah sakit membatasi kunjungan secara ketat guna menjaga kestabilan emosi pasien yang masih mengalami trauma psikologis berat.

Tindakan amputasi terpaksa dilakukan oleh tim medis sebagai langkah darurat demi menyelamatkan nyawa Lovanya. Luka parah pada organ tubuhnya dinilai berisiko memicu infeksi lanjutan atau komplikasi fatal jika tidak segera ditangani. Langkah medis ini juga telah disetujui oleh pihak keluarga korban.

Selain perawatan fisik di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Lovanya juga didampingi oleh tim psikolog rumah sakit secara rutin. Pendampingan psikososial ini sangat krusial mengingat bocah tersebut kehilangan kedua orang tua dan adiknya dalam kecelakaan maut itu.

Seluruh biaya perawatan Lovanya telah dijamin penuh oleh Jasa Raharja. Dukungan moral dan perhatian khusus juga terus mengalir dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, SDN Guntur, hingga Pemerintah Kota Cirebon dan Dinas Pendidikan setempat.