Aktivitas vulkanik Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali meningkat pada Jumat (10/7/2026) sore. Gunung tersebut dilaporkan mengalami erupsi yang menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak gunung pada pukul 16.39 WIT.

Berdasarkan laporan resmi Badan Geologi melalui pengamat gunung api, M. Richard Chaniago, kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak menuju arah utara. Rekaman seismograf mencatat aktivitas erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 28 milimeter dengan durasi letusan mencapai 54 detik.

Menanggapi kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera mengeluarkan protokol keamanan bagi masyarakat setempat maupun para wisatawan. Seluruh pihak dilarang keras melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, terdapat zona bahaya sektoral yang diperluas hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman erupsi susulan. Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah saat terjadi hujan abu disarankan menggunakan masker serta kacamata guna melindungi saluran pernapasan dan mata dari paparan material vulkanik.