Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Pada Selasa (14/7/2026) siang sekitar pukul 12.07 WITA, gunung api tersebut dilaporkan kembali meletus dan menyemburkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak. Letusan terbaru ini menambah deretan aktivitas vulkanik Lewotobi Laki-laki yang tercatat telah mengalami 13 kali erupsi dalam kurun waktu sepekan terakhir.
Berdasarkan data taktis yang dihimpun oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui sistem MAGMA Indonesia, kolom abu kelabu berintensitas tebal tersebut terpantau bergerak mengarah ke barat dan barat laut. Erupsi ini terekam jelas pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22,2 milimeter serta durasi gempa letusan selama 189 detik.
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih bertahan di Level III (Siaga). Merespons situasi tersebut, PVMBG mengeluarkan rekomendasi tegas agar masyarakat setempat maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius bahaya sejauh 5 kilometer dari pusat kawah aktif guna mengantisipasi ancaman lontaran material vulkanik.
Berdasarkan pengamatan kegempaan pada hari yang sama mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WITA, terekam pula 2 kali gempa letusan, 10 kali tremor non-harmonik, serta 1 kali gempa berfrekuensi rendah. Sepanjang tahun 2026, Indonesia telah dilanda 3.173 letusan gunung api, di mana Gunung Lewotobi Laki-laki menempati posisi kedua sebagai gunung teraktif dengan total 399 kali erupsi, tepat di bawah Gunung Semeru di Jawa Timur.