Gunung Semeru yang berlokasi di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Rabu (10/6/2026) pagi. Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan terjadi tepat pada pukul 05.35 WIB dengan melontarkan kolom abu setinggi 1.200 meter di atas puncak atau mencapai 4.876 meter di atas permukaan laut.

Dalam laporannya, pihak Pos Pengamatan Gunungapi Semeru menjelaskan bahwa kolom abu yang teramati memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang. Sebaran material vulkanik tersebut terpantau condong bergerak ke arah utara, sesuai dengan pantauan visual tim di lapangan.

Data dari seismogram mencatat erupsi ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 22 mm dengan durasi kejadian selama 2 menit 17 detik. Hingga berita ini diturunkan, status aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih terpantau dalam kondisi erupsi yang sedang berlangsung.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Badan Geologi terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan gunung api ini. Masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait guna mengantisipasi potensi bahaya dampak abu vulkanik.