Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memeratakan akses layanan kesehatan berkualitas melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Inisiatif ini dirancang untuk memangkas jarak geografis, sehingga masyarakat di tingkat kecamatan tidak lagi kesulitan mendapatkan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit pusat.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Klinik NU Medika Cilongok, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (4/7/2026). Dalam kunjungannya, beliau menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, cepat, dan efisien bagi warga di wilayah-wilayah dengan fasilitas kesehatan terbatas.
Lebih lanjut, Taj Yasin berharap bahwa cakupan program ini dapat terus diperluas. Fokus utama dari Speling adalah memperkuat deteksi dini terhadap berbagai penyakit, sehingga masyarakat mendapatkan penanganan medis lebih awal dan terhindar dari kondisi kesehatan yang lebih buruk. Inovasi ini terlaksana berkat sinergi antara pemerintah provinsi, rumah sakit daerah, serta tenaga kesehatan lokal, termasuk kolaborasi dengan RSUD Prof. Margono Soekarjo.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat capaian signifikan, dengan total 109.304 warga telah menerima manfaat sejak program ini digulirkan. Hingga pertengahan 2026, tercatat sebanyak 1.320 kegiatan Speling telah menjangkau 1.310 desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, di mana warga memanfaatkan layanan ini mulai dari poli umum hingga pemeriksaan penunjang seperti rontgen dan cek laboratorium secara cuma-cuma.
Salah satu warga, Naimatul, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Baginya, layanan kesehatan gratis yang mendekati tempat tinggal sangat membantu meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan pemeriksaan spesialis namun terkendala akses transportasi dan biaya.