Mahasiswi Politeknik Negeri Malang (Polinema), Zahira Audita Afraneta Andini, berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Atlet tenis meja asal Kota Batu tersebut sukses menyabet medali perak (Juara 2) dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XV Politeknik se-Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Medan (Polmed).

Berkompetisi pada ajang dua tahunan yang berlangsung sejak 24 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut, Zahira menjadi satu-satunya perwakilan Polinema di cabang olahraga tenis meja. Mahasiswi semester lima Program Studi D4 Manajemen Pemasaran ini harus bersaing ketat dengan ratusan talenta vokasi terbaik dari seluruh penjuru tanah air.

Perjalanan Zahira menuju podium juara dilalui dengan perjuangan luar biasa. Pada fase grup, ia tampil dominan dan keluar sebagai juara pool setelah menumbangkan delegasi tuan rumah Polmed serta Politeknik Negeri Batam. Konsistensi permainannya berlanjut di babak semifinal saat ia sukses menundukkan perwakilan dari Politeknik Negeri Lampung untuk mengamankan tiket ke partai final.

Di laga pamungkas, langkah Zahira harus terhenti setelah mengakui keunggulan atlet dari Politeknik Negeri Banjarmasin. Meski harus puas menempati posisi kedua, raihan ini tetap menjadi kebanggaan besar bagi civitas akademika Polinema serta dunia olahraga Malang Raya, khususnya Kota Batu.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari persiapan intensif selama dua bulan di bawah arahan pelatih sekaligus ofisial tim, Nanda Rama Rineksa. Sang pelatih mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu tampil maksimal dan membawa pulang medali meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat.

Nanda juga berharap momentum prestasi ini dapat memicu pembenahan ekosistem pembinaan tenis meja yang lebih berkelanjutan, khususnya di Kota Batu. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara atlet, pelatih, orang tua, pengurus cabang olahraga, dan pemerintah daerah sangat krusial demi melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.