Sebuah terobosan teknologi sederhana kini menjadi solusi efektif bagi ratusan guru dan siswa di Provinsi Hung Yen, Vietnam, dalam melatih pelafalan yang tepat. Aplikasi berbasis web ini dikembangkan oleh Nguyen Tuan Hiep, seorang mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer, yang terinspirasi oleh tantangan yang dihadapi ibunya saat mengajar program koreksi pengucapan konsonan L dan N di sekolah setempat.

Sejak tahun ajaran 2025-2026, sekolah-sekolah di Hung Yen mulai mengintegrasikan kurikulum perbaikan pengucapan. Menyadari kebutuhan akan alat bantu yang praktis, Hiep merancang perangkat lunak yang mengutamakan kemudahan akses. Pengguna tidak perlu melalui proses registrasi akun yang rumit; cukup mengakses peramban, aplikasi dapat langsung digunakan di berbagai perangkat dengan antarmuka yang ramah pengguna.

Dalam pengembangannya, Hiep melibatkan para tenaga pengajar secara aktif guna memastikan fitur yang tersedia benar-benar menjawab kebutuhan kelas. Kini, lebih dari 300 guru telah memanfaatkan aplikasi ini sebagai media penunjang. Guru di Sekolah Dasar dan Menengah Hung Dao, Nguyen Dang Huyen Trang, mengungkapkan bahwa aplikasi tersebut sangat membantu siswa untuk berlatih secara mandiri selama 40 menit setelah sesi pelajaran selesai.

Meski telah menuai respon positif, para pendidik berharap pengembangan aplikasi ini terus berlanjut. Mereka mengusulkan penambahan materi latihan yang lebih bervariatif, seperti teks berbasis konteks nyata, kalimat pendek, hingga ilustrasi visual bertema kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan teknologi yang tepat sasaran, upaya perbaikan kemampuan komunikasi siswa diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.