UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dengan menyelenggarakan seleksi Jalur Prestasi (Japres) untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Sebanyak 379 calon peserta telah mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung secara tatap muka pada 6 hingga 9 Juli 2026 lalu.
Skema penerimaan ini dirancang khusus sebagai apresiasi bagi siswa yang memiliki rekam jejak prestasi, baik di tingkat kabupaten maupun kota. Bidang yang dikompetisikan mencakup keragaman minat, mulai dari akademik, seni, olahraga, hingga kemampuan kepemimpinan dan organisasi, seperti Pramuka, Paskibra, serta pengalaman sebagai Ketua OSIS.
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mohamad Erihadiana, M.Pd., menyatakan bahwa jalur ini merupakan ruang bagi talenta muda untuk terus mengembangkan potensi diri di lingkungan kampus. Pihak universitas berharap para mahasiswa yang masuk melalui jalur ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kampus di masa depan.
Data dari panitia PMB menunjukkan antusiasme yang tinggi dari berbagai kategori. Minat terbanyak tercatat pada bidang Pramuka dengan 64 pendaftar, diikuti oleh bidang olahraga seperti Futsal, Pencak Silat, serta ketangkasan lainnya. Selain itu, bidang keagamaan seperti Tilawatil Qur’an dan Da’i/Da’iah juga menjadi fokus utama dalam seleksi ini.
Seluruh rangkaian seleksi telah berjalan dengan lancar, dan pihak kampus dijadwalkan akan mengumumkan hasil kelulusan pada 15 Juli 2026. Melalui Jalur Prestasi ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung optimistis dapat menjaring mahasiswa yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan yang tangguh.