Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi meluncurkan program Beasiswa Bidang Keolahragaan Tahap II Tahun 2026. Inisiatif ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para pelaku olahraga, pelatih, serta tenaga pendukung keolahragaan agar dapat melanjutkan jenjang pendidikan magister (S2) maupun doktor (S3).
Asisten Deputi Olahragawan Elit Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan manifestasi komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem olahraga yang lebih profesional. Menurutnya, kemajuan prestasi olahraga tidak bisa hanya bertumpu pada latihan fisik semata, namun juga memerlukan sentuhan sains dan manajemen SDM yang mumpuni agar mampu beradaptasi dengan tantangan global.
Program ini menawarkan dua jalur utama, yakni jalur penghargaan prestasi yang ditujukan bagi insan olahraga dengan rekam jejak kontribusi nyata bagi negara, serta jalur peningkatan prestasi yang difokuskan pada pengembangan kapasitas kompetensi individu. Para pendaftar diharapkan dapat mempersiapkan diri secara matang, baik dari aspek administratif maupun rencana studi yang akan diampu.
Di sisi lain, Kepala Subdivisi Kerja Sama Beasiswa LPDP, Azman Muammar, menyatakan bahwa dukungan dana abadi pendidikan ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan di bidang olahraga. Pihaknya optimistis bahwa peningkatan kualitas akademis para pelaku olahraga akan berdampak signifikan terhadap daya saing Indonesia di kancah internasional.
Pendaftaran program beasiswa ini telah dibuka sejak 30 Juni dan akan berakhir pada 31 Juli 2026. Seluruh insan olahraga nasional yang berminat dapat mengakses informasi lengkap serta tata cara pendaftaran melalui saluran komunikasi resmi Kemenpora RI.