Kasus dugaan pelanggaran etika dan hukum yang melibatkan pimpinan legislatif kembali mencuat ke permukaan. Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) kini tengah disorot publik setelah adanya laporan mengenai dugaan pemerasan terhadap sejumlah petani di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum pimpinan dewan tersebut diduga meminta sejumlah uang dengan nilai yang cukup fantastis, yakni melebihi 12 ribu dolar Singapura. Praktik tersebut disinyalir memanfaatkan posisi tawar jabatan yang bersangkutan di hadapan para petani.

Hingga saat ini, pihak berwenang diharapkan dapat mengusut tuntas laporan tersebut guna memastikan keadilan bagi masyarakat yang terdampak. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi para pejabat publik untuk senantiasa menjaga integritas serta menghindari tindakan penyalahgunaan wewenang yang merugikan rakyat kecil.