Kinerja bisnis PT Pegadaian (Persero) Wilayah III Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama tahun 2026. Capaian ini sejalan dengan performa gemilang perseroan di tingkat nasional yang berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp6,59 triliun, tumbuh signifikan sebesar 84,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Secara nasional, kekuatan finansial BUMN ini ditopang oleh lonjakan total aset menjadi Rp186,33 triliun, meningkat 53,9 persen secara tahunan. Kualitas pembiayaan juga menunjukkan perbaikan yang sehat dengan penurunan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) dari 0,81 persen menjadi 0,71 persen pada paruh pertama tahun ini.

Di tingkat regional, Pegadaian Kanwil III Sumbagsel mencatatkan realisasi Outstanding Loan (OSL) Gross sebesar Rp7,65 triliun hingga Juni 2026, tumbuh 66 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, pembiayaan untuk cicilan emas melesat tajam sebesar 170,6 persen secara tahunan, mencapai angka Rp1,00 triliun.

Minat investasi masyarakat di wilayah Sumbagsel juga terus meningkat. Hal ini terlihat dari saldo Tabungan Emas yang menembus angka 987.706 gram, tumbuh 46,35 persen. Pertumbuhan tersebut diiringi dengan peningkatan jumlah nasabah aktif menjadi 295.366 orang, naik sebesar 72,25 persen dibandingkan dengan semester pertama tahun lalu.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai mitra keuangan. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan serta mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi Tring! guna memperluas jangkauan manfaat di wilayah Sumatra Bagian Selatan.