Artis sekaligus presenter Sarwendah akhirnya angkat bicara demi meluruskan rumor miring yang menuding dirinya melakukan ritual pesugihan di kawasan Gunung Kawi, Jawa Timur. Melalui bincang-bincang di kanal YouTube Denny Sumargo, mantan istri Ruben Onsu ini menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi sakral tersebut murni untuk keperluan profesional.
Sarwendah menjelaskan bahwa kedatangannya ke Gunung Kawi kala itu bertujuan untuk memproduksi program mistis bertajuk KBP The Lost World yang dirilis secara daring selama masa pandemi COVID-19. Ia menyayangkan spekulasi liar masyarakat yang menyimpulkan kunjungannya sebagai upaya mencari kekayaan secara instan melalui jalan mistis.
Terkait prosesi adat yang sempat terekam kamera dan dicurigai publik, ibu tiga anak ini menerangkan bahwa hal itu dilakukan semata-mata untuk menghormati tradisi masyarakat setempat demi kelancaran proses produksi. Bersama seluruh kru, ia mengikuti arahan juru kunci setempat, termasuk memakan hidangan seperti nasi kuning sebagai simbol penghormatan adat setempat.
Guna menjernihkan kesalahpahaman yang beredar luas di media sosial, Denny Sumargo selaku pemandu acara berinisiatif menghubungi Marcel Radhival alias Pesulap Merah melalui sambungan telepon. Sosok pesulap yang dikenal vokal mengedukasi masyarakat terkait mitos mistis ini sebelumnya sempat mengulas kedatangan Sarwendah ke wilayah tersebut.
Setelah mendengar penjelasan langsung mengenai kronologi dan tujuan pembuatan konten tersebut, Pesulap Merah menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui adanya pemotongan video oleh pihak tidak bertanggung jawab di media sosial yang mengubah esensi edukasi yang ingin ia sampaikan, seraya menegaskan kembali bahwa praktik pesugihan tumbal sebenarnya hanyalah sebuah pembodohan.